Senin, 01 Oktober 2012

21

Well jadi hari ini aku ultah.
Dimulai dengan kegagalanku menyembunyikan ultahku, yang akhirnya bocor kemana-mana yang menandakan keberhasilan mereka untuk ngasi ucapan ke aku kan? =)
Yah hari ini memang menyenangkan ya, bisa beraktivitas dengan baik dan tidak terganggu dengan urusan "cake".

I don't really like cake, I like chocolate, pizza, bakcang, bacon stripes, and else. Dan mengenai hal itu, papi mamiku memutuskan untuk ngasi cokelat Silver Queen, fresh monies, & perhatian tentunya, awesome parents =D.

Working with awesome people at birthday is awesome. Recky, project manager buat UP, sebuah event pelatihan team PAW, bikin kerjasama dengan arek dance, PAW, n aku buat bikin video promosi, genrenya comedy. Covering Gangnam Style, 5 orang tadi bertindak pro bertingkah aneh n gerak kesana kemari ngikuti garis besarnya dance Gangnam Style. Well, a nice team, team of dream maybe? Haha.

Remmy, penilikku sepertinya berkata: emas dan perak tidak ada padaku, namun apa yang ada padaku kuberikan kepadamu, terimalah beberapa pilihan "yang manis, tangguh, hebat, dan sebagainya". Hahaha, sebenernya aku lebih mau mikirin tentang hal dibawa ini.


Well, thank God, I'm 21.
1 hal yang aku minta dari Tuhan adalah sebuah tanah pusaka di Indonesia, di Surabaya atau di tempat lain juga gak apa-apa, tapi aku mau minta tanah pusakaku. I'm 21 already.

Senin, 28 Mei 2012

Initiating, Inventing, Inspiring

Ini essay buatanku sama kokoku. Isinya tentang peranan mahasiswa dan graduates dari univ Kristen dalam menjaga lingkungan. =)

The world nowadays faces many problems because human populations have not actively preserving the nature. For instance Jakarta and some parts of Indonesia have annual flood seasons due to choked sewer lines but the solution hasn’t been found. Personally, the author believes that it is a calling for well-educated students and graduates from universities, to be directly involved in creating a society that is environment friendly. And this, is a mandate especially for those belongs to Christian Universities as it is stated on the Scripture that Adam is being put in Eden to cultivate it and as such the descendants of Adam should do the same thing to the world.

There are three ways where the members of the university could answer this calling, by initiating, inventing, and inspiring. The most important of all three is initiating. There must be someone who can be a trigger for the people in order to be caring towards the environment. It takes an agent of change in order to implement it. Young people, with their boundless energy, would be suited to play this role.

Secondly, the students and graduates, as educated people with access to various form of knowledge should think about resolving the environmental issue within their scope of learning. The university could contribute by providing academic education and moral support, so they could gather enough knowledge and skill. For example, as a mechanical engineering student of Petra Christian University, author has been sufficiently equipped to create machines that recycle husk into briquette that could be used as a source of energy.

Last but not least, students and graduates from Christian Universities should inspire others in order to work towards the utopian society. The simplest yet the hardest way to do this is by leading through example. This can be achieved by keeping their integrity and working hard to nurture the environment.

In conclusion, young and educated people, educated in Christian University, would have the capability of being the catalyst for the implementation of sustainable society. As members of minority group in Indonesia, their actions would always be under the spotlight and only if they can initiate, invent and inspire, they would be the agent of change for the society. In the beginning God created the heavens and the earth. Now, it is time for us to preserve it in honor of our Creator.

Kamis, 19 April 2012

THIS IS : SPARK UP!!

Konser Israel Houghton - Overflow

Hari ini ada konser Israel di GMS pusat. Sejujurnya aku ga gitu gimana-gimana sama konser kali ini, gak kaya live recordingnya Lifetree yang sampe super gimana-gimana dulu. Why? Gara-gara aku tiketnya buat di overflow…
Efeknya:
> ga bisa liat Israel H secara langsung
> ga ada dalam 1 ruangan yang benar-benar pasti bisa berinteraksi langsung sama Israel
> bisa ngerasain hasil shootingan arek-ar*EHEM!* crew Multimedia
> bisa lebih santai dateng ke gereja (soalnya pasti gak rebutan antrian masuk, orang cuma dikit yang mau ke overflow, kan main attractionnya di main hall?)
> bisa lebih leluasa gerak, klo di main hall pasti sempit2an tuh

Yah terlepas dari semua sebab yang bikin aku ga kebagian tiket (dari ga bawa duit sampe doa buat dapet wildcard) dan situasi (harus pulang malem gara-gara mikirin tugas pake mesin CNC) akhirnya aku tetep berangkat ke gereja naik BMW kesayangan berroda dua.

Di motor sempat terlintas doa seperti ini:
Tuhan tujukkanlah wajah-Mu, aku payah dalam melihat-Mu.
Buatlah hadirat-Mu tangible, sebab kalo Tuhan gak nunjukin Diri-Mu aku ga bisa cari.
I just wanna go to the deeper level of worship

----------------------------------------

Ini pertama kali aku ikut ibadah dari overflow, aku ngerasa it won't be the same… And yeah, it's not the same. Aku masuk pas konser dah mulai, video opening udah diputer n jemaat juga biasa2 aja, ada yang masi BBMan, nguap2 gitu… Dan akupun juga duduk, di kursi, diantara kursi2 kosong yang lain…

Lagu-lagu dah beberapa yang dinyanyiin, dan aku cuma bisa berpikir, aku kesini buat ketemu Tuhan kok, mau kaya bioskop ato nonton VCD, gpp dah, yang penting ketemu Tuhan…dan walaupun semua jemaat saat itu duduk santai, gak terasa kakiku dah ngebet buat lompat-lompat : praising God dengan duduk bukan gayaku.

Aku bilang ke Tuhan, kasi 1 lagu yang aku tau! Aku mau berdiri! Aku mau memuji Engkau!

Pantat jemaat yang lain masih nempel di kursi, begitu juga dengan pantatku (sorry vulgar) Dan akhirnya lagu berikutnya!…………………aku ga tau liriknya. My………kataku, ketika aku memalingkan wajahku ke belakang, TERNYATA ADA ORANG YANG BERDIRI! (secercah dukungan buat berdiri) Tepuk tangan, sementara di depan paling pol cuma angkat tangan … C'mon man! We gotta shout for this one!! We gotta shout for Him!

Sambil menjaga keberanian yang udah aku pungut dari balik rasa maluku, aku mencoba mengikuti lagu. Tiba-tiba ada 1 kalimat yang aku kenal! Ini lagu yang aku tau! Ini lagu yang biasa dinyanyiin di Purwokerto!!

God, as I say!

Aku berdiri, dan mulai nyanyi. And I was singing as a black man, like Ps. Jaeson Ma said. Command to my whole body: move!! BREAK THE LIMIT!!!! Don't care 'bout the others, don't even care 'bout my shy! BREAK THE LIMIT!!

Cuma bisa merasakan Tuhan itu luar biasa……… God…remember Remmy, my spiritual dad who taught me this. I'm gonna worship you tonight! THIS IS MY DEEPER LEVEL OF WORSHIP!! To stand out, literally too!!

1 refrein lagu itu, aku bisa lepas muji Tuhan, mau sampe growl kaya Agnes Monica pas Indonesian Idol juga ga masalah! Raaaawwrr!! Dan ketika aku buka mata, DIMULAI DARI AOGers! Aku lihat beberapa orang di depan yang tadi angkat tangan bisa dibaca bahasa bibirnya berkata sama sebelahnya, "yok, berdiri yok!" di sisi sebarang sana juga mulai berdiri beberapa orang anak muda lainnya. Thank GOD!!

Sampai pada akhir konser, aku berpikir lagi. Ni konser mantab banget dah. Pasti orang bakal muji Tuhan sampai berdiri dengan sendirinya, AOGers yg lain pasti gak mungkin tahan buat anteng-anteng aja! Berarti walopun bukan aku yang berdiri n unleash the spark…pasti nantinya akan ada orang lain yang melakukannya kan?

Tujuan Tuhan pasti terjadi!! Pertanyaannya adalah apakah kita mau jadi percikan api yang pertama kali membakar api kebangunan itu?

Amazing! God choses me! And I respose it! *spark* Dan WOW!! This is overflow man! Ruang yang terpisah sama ruang utama. ini ruang yang diadakan karena jemaat mbludak dan kami jadi harus kesini, ini ruang yang biasa terlihat menjadi kelas kedua! Tapi TIDAK! Tuhan juga menurunkan hadirat-Nya disini! Kalo hadirat Tuhan juga bisa sampai kesini, berarti hadirat Tuhan juga bisa sampai ke rumah anda! Berarti pelayananku selama ini gak sia-sia! Ini pelayanan yang bisa mengantar dari Cempaka ke bangsa-bangsa! Pelayanan multimedia bukan pelayanan yang omong kosong!!

Sungguh, hari ini aku banyak diberkati. Justru karena aku dapetny tiket overflow, aku bisa dibukakan oleh Tuhan tentang sesuatu yang jauh melebihi apa yang aku bayangkan.

He is God of overflow!

Senin, 27 Februari 2012

Malam KAMA kedua (sebelum tidur bareng panitia cewe dan panitia cowo)

Jauh disana laki-laki dan perempuan bersahut2an.
Terdengar ucapan manis dan membuat sipu malu.
Petikan gitar merusuk dalam malam.
Malam berpisah dalam persahabatan dan ketertarikan.

Ketika hati menjadi keras, dan pena kehabisan tintanya.
Ketika rasa menjadi kosong dan keheningan dalam dada.
Ketika loyalitas dan wibawa tak terdengar, aturan dan ketegasan menjadi bisu.
Ketika semua itu selesai dan acara berhenti.
Itu tentang Dia yang menilik relung jiwa

Kutudungkan jaket, berbincang dengan kawan dari lama.
Dengan dia merasakan hal yang sama.
Tentang keadaan dan lebih dari rasa.
Sahabat yang jarang bertemu.
Rekan yang berbeda ladang.
Tuhan yang mengaitkan.
Tuhan yang menguatkan.

Terimakasih buat diriMu

Rabu, 11 Januari 2012

Rapid, tulisan cepat akhir tahun dan awal tahun 2012

Entah ingin terbang, atau berlari di tanah
Entah berenang atau err…… apa ya? ada ide?

Yah begitulah blog ini, jadinya bumpet seperti pipa ledeng yang ada Marionya.

Sebenernya ada banyak yang harus ditulis buat mesin waktu masa depan tapi kok rasanya lebih enak buat secara verbal diomongin aja hahaha. Tapi bagaimanapun blog ini buat time machine, harus ada yang bisa dikirim ke masa depan buat bahan pembelajaran Mark yang udah gede, segede Gaban, walo Gaban itu segede orang biasa.

Taun lalu itu yang berkesan adalah Artfest 2011, team One jadi juara no 2 di iklan CG hahaha……senang sekali, tapi itu bukan hal yang dibahas panjang lebar di post ini, itu ada di draft blog, so secret dan rahasia~ ahahay~ yah mungkin kalo udah lebih dari 35-40 taun baru boleh dipublish =)

Nah taun baru ini gak gitu bagus, kekacauan melanda kehidupan dari sisi kerohanian, well, it is that bad…… Yah gw yang salah, aku meninggalkan Dia, ta cuekin, kaya aku nyuekin Visual Boy Advance waktu Magic: The Gathering lagi booming, cuma ini hal yang *harusnya* menjadi dasar hidupku selama ini, dan selama aku hidup. Salah, fatal.

Tapi kabar baiknya kokoku pulang dan dinyatakan lulus univ *at last* jadi bachelor of mechanical engineering dengan standar yang berbeda sama aku, jauh banget, so theoritical, while I'm so techical.

Sayangnya kokoku pulang pas aku kerja PE, Perencanaan Elemen, yah kerja bikin mesin setingkat TA gitu, tapi yang ini lebih kacau dan lebih berantakan *WAKZ, aku blom ngucapin thanks sama pembimbingku!! besok saja*. Hal yang patut dibilang kebodohan adalah saya suka menunda, tunda is bad, like a rotten tent, hole in a ship, and AIDS at human, slowly killing the host, with a deadly effect.

Well kemaren juga sempet emosi, harus ngerjain ini dan itu padahal stamina banyak dipake buat hmm… what we call it? latihan buat kerja? yah apapun deh, kaya nyales (ny + sales) yah yang telpon2 ke perusahaan nawarin seminar + ke Agrindo *huuuuuggggeeee……* buat minta ttd buat penyerahan PE, sempat kepikiran gini: mati gasik gpp yg penting berguna…

Yah begitulah, rasanya yang paling baik tetap jaga hidup sambil memaksimalkannya.

Saya bodoh, ya jika dibandingkan dengan absolut smart-clevernessnya Tuhan, makanya saya harus belajar.
Saya tidak sempurna *jauh banget dari kata itu kalee* dan penuh cacat cela, ya jika dibandingkan dengan kesempurnaannya Tuhan.
Tapi katanya Om Paul *yang di Alkitab* jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena muda dst. ya artinya aku harus mengurangi membanding2kan diri dengan orang sekitar ya to, nanti bisa minder dan merasa kalah bersaing. Lebih baik bandingkan ke 1 patokan, 1 tujuan, yang absolut, dan friendly, Jesus Himself.

Yah jadi beginilah saya, dibilang baik ya masi banyak yang buruk. Dibilang buruk?
Saya adalah pelajar, saya belajar dari kesalahan, saya mau untuk diajar, dihajar kalo perlu, yang penting saya mau jadi lebih baik lagi.

Kalo saya salah, saya mau dikritik
Kalo saya mau mbales kritik, saya mau ditegur untuk menerima kritik dengan bijak.
Kalo saya mau marah pas ditegur, saya mau menerima nasihat untuk peduli teguran.

Pada intinya:
Saya salah, saya mau dibenarkan.
Saya berdosa, saya mau bertobat.
Tak patut dibilang "mencinta", dibilang "punya sedikit perasaan" juga tidak apa-apa
Pokoknya saya pembelajar
Saya mau sempurna, sama seperti Bapa adalah sempurna

NB: tolong tempeleng saya kalo diperlukan, sambil ingetin saya sama tulisan ini, saya biasanya agak lupaan dan sering terlarut dalam suasana, dan biasanya bonus tempelengan buat saya biasanya lebih efektif untuk menyadarkan…